Chapter 59 Tak Terduga

1171 Kata

Hari ini adalah jadwalku untuk mendatangi pameran lukisannya Ivan. Aku datang bersama mama kesana sebab Ivan sudah stand by sejak pagi di lokasi. Kami sengaja datang sore di jam tanggung dengan harapan pengunjung agak sepi. Akan tetapi ternyata memang terlalu sepi. Kata Ivan tidak terlalu banyak yang datang sebab ia tidak terlalu kenal. Yang datang kebanyakan hanya tamu undangan atau kenalannya Ivan. Meski sepi pengunjung, aku tetap mengakui Ivan itu hebat. Sebab Ivan sudah sangat keren bisa membuat pameran. Dia masih kuliah loh. Terlepas dari privelege uang yang ia miliki, memang pada dasarnya Ivan berbakat. Aku berpisah dengan mama dan mulai menjelajah sendirian. Menikmati lukisan-lukisan yang ada. Aku bukan pecinta seni banget yang bisa paham sebuah lukisan. Hanya sebatas p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN