Andreas melihat Clara yang masuk kamar mandi wanita dan j Alex yang telah pergi meninggalkan lokasi. Pria tampan menyenderkan tubuhnya di depan pintu kamar mandi wanita, dia menunggu Clara. Selama menunggu, Andreas membuka ponsel dan melihat undangan ulang tahun dari Sabrina. “Sabrina. Siapa?” Andreas terlihat berpikir dan mulai melihat foto-foto wanita itu yang ada di dalam undangan. “Ah, teman Laura. Hm, wanita yang pernah memohon untuk menjadi kekasihku.” Andreas tersenyum, teringat dengan sikap Sabrina yang rela membuka semua pakaian demi menyerahkan diri pada Andreas, tetapi pria itu menolaknya dan meninggalkan begitu saja di dalam kaamr hotel. “Cantik,” ucap Clara melihat foto wanita yang tampil di layar ponsel Andreas. Walau pun pria itu menutupi wajahnya entah bagaimana

