Calvin membawa pergi adiknya dengan mobil pulang ke rumahnya. Dia tidak sadar ada yang mengikuti mereka. Berbeda dengan Clara yang bisa merasakan sesuatu yang berbeda. Mobil hitam dan tinggi melaju dengan kecepatan sedang membelah jalanan kota. Pria tampan dan tinggi dengan bola mata biru itu menghentikan mobil di depan sebuah restaurant yang tidak jauh lagi dari rumahnya. “Kita makan malam dulu. Aku yang traktir.” Calvin tersenyum. “Baiklah.” Clara turun dari mobil. Mereka berdua masuk bersama ke dalam restaurant mewah itu. Clara selalu memilih kursi paling jauh dari pintu dan tidak begitu terlihat, tetapi hari ini dia melakukan hal sebaliknya. “Kenapa pilih meja ini?” tanya Calvin yang melihat Clara duduk di kursi paling dekat dengan pintu keluar. “Dari sini akan lebih m

