Andreas dan Jhonatan menyelesaikan makan siang mereka yang ditunggu langsung oleh para pelayan dari restaurant mahal berkelas. Pria tampan dan kaya itu hanya makan secukupnya dan bahkan menyisakan sedikit nasi pada piringnya. “Jho, kirimkan semua data tentang Jeo dan keluarganya!” Andreas berdiri setelah meneguk habis air putih dari gelasnya. “Baik, Tuan.” Jhonatan memperhatikan Andreas yang berjalan meninggalkan tempat makan. Dia tahu pria itu selalu cemburu berlebihan dan tidak pernah suka ada pria lain di sisi Clara termasuk Calvin yang saudara kembar, apalagi lelaki asing yang sudah pasti menyukai wanita itu. Selesai makan Andreas langsung kembali ke kamar Clara dan melihat tempat tidur kosong. Pria itu bisa mendengarkan air dari dalam kamar mandi. Kaki panjang dengan sepa

