Andreas masih sibuk dengan rapat tertutup bersama orang-orang kepercayaan yang mengurus banyak bisnis miliknya di dalam dan luar negeri. Mereka membahas banyak hal baik dalam menyelesaikan segalanya untuk kemajuan perusahaan dan bisnis. Pria itu benar-benar tidak punya kesempatan untuk melihat ponsel karena sangat fokus dengan pertemuan yang sangat penting. “Baiklah, apa masih ada yang perlu dilaporkan?” tanya Andreas yang mulai tidak tenang di kursinya. Dia memikirkan Clara yang belum berkomunikasi sejak pergi ke kantor. “Semua sudah selesi, Tuan,” jawab Andreas. “Kami akan mengirim barang dari Rusia secepatnya,” ucap seorang pria dengan wajah Eropa. “Obat-obatan akan di kirim ke Negara yang telah mengirimkan uang terlebih dahulu,” lanjut yang lain. “Kami tim pengaman

