Setelah makan siang di restaurant Clara kembali ke apartemennya. Dia membersihkan diri dan beganti pakaian. Wanita itu sungguh lelah karena melakukan perjalan panjang bersama Andreas sehingga membuatnya sangat mengantuk dan menidurkan diri di kamar. Tubuh seksi tanpa mengenakan pakaian dalam dan hanya dibaluti celana pendek serta baju tanpa lengan memperlihatkan perut rata. Mata indah terihat telah terpejam tenang dengan napas nari turun dengan damai dan teratur. Seorang pria tampan dengan ciri khas wajah Tionghoa duduk di tepi tempat tidur. Dia merapikan rambut hitam yang menutupi wajah Clara dan membelainya dengan lembut. Menyentuh pipi putih dan mulus dengan jarinya. Li Yong Zang tersenyum tipis memperhatikan bibir kering berwarna merah muda itu. “Clara, dimana kewaspadaanmu

