Tiba-tiba perasaan Vania tidak enak, entah kenapa feelingnya akan terjadi sesuatu hal yang buruk. Vania langsung teringat pada Vanya dan juga Rega. Vania meraih ponselnya, Dia segera menghubungi Vanya, menanyakan keadaan adiknya. (Aku gak apa-apa ka, ia nanti aku di jemput sama mas Evan). "Baguslah kalau Evan menjemput kamu, kalau gitu kakak tutup dulu ya." (Tunggu). "Apa?" (Kakak nggak kenapa-napa kan? Kok tiba-tiba nanya begini?). "Kakak nggak apa-apa, cuman pengen nanya aja. Ya udah kakak tutup dulu ya teleponnya, Masih banyak kerjaan." (Oke, kakak kalau ada apa-apa kasih tahu ya). "Iya Anya." Vania langsung menutup teleponnya secara sepihak, tapi perasaannya tetap masih tidak enak. Kini giliran Rega yang di oleh Vania. Vania: kamu di mana? Setelah Vania mengirim pesan ke

