Teror Jendela Kembali Lagi

1668 Kata

Teror Jendela Kembali Lagi RAY termenung di dalam kamarnya, sendirian. Kuliah jadwal pertama sudah berlalu semenjak dua jam ke belakang. Dan ia ada kuliah lagi pukul tiga sore. Keluar dari ruang kuliah, semua temannya berpencar. Ada yang memilih pulang ke pondokan masing-masing dengan mengajak teman-teman lain yang tidak kos. Ada juga yang hendak menghabiskan waktu di perpustakaan kampus atau nongkrong di cafeteria, sebagian kecil beristirahat di masjid. Lain halnya dengan Ray, ketika Dani mengajak pergi ke pondokan Fadia, Ray menolak. Ia beralasan tak enak badan dan ingin beristirahat sendirian di kamarnya. Teman-temannya pun merasa Ray tengah tak ingin diganggu. Tiba di kamar, tubuhnya rebahan. Memang tubuhnya agak kurang sehat. Namun bukan itu yang menjadi alasan untuk menyendiri d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN