Perjalanan Penuh Misteri

1648 Kata

Perjalanan Penuh Misteri KAKI Ray terus melangkah. Sepanjang hari, tiada henti, tak kenal lelah. Langkahnya kian dipercepat menggapai senja. Goa yang dituju belum juga tampak depan matanya. Namun, ia tak menyerah. Ia harus pamit pada Wak Dulah agar bisa kembali ke rumah setelah berbulan-bulan lamanya di hutan dan gunung. Ray merasa heran tersebab goa seperti jauh di mata. Tak kunjung terjamah. Ia yakin tak salah arah. Sepanjang jalan menjadi aneh. Pohon-pohon tinggi yang rimbun menyeramkan, seolah hendak melumati langit. Ilalang serupa raksasa, menghalangi langkahnya. Sekawanan kera bergelantungan dari dahan ke dahan. Sesaat, Langkahnya terhenti. Tatap matanya jatuh ke depan. Menatap takjub dedaunan yang beterbangan ke sana kemari. Bukan lantaran angin, tapi seperti memiliki sayap, laya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN