Didatangi Dukun Beranak KETIKA Haji Jajuli belum juga mengabari Bu Sri dan suaminya perihal nasib kontrakan rumah, Bu Sri sudah tak mau menghuni rumah saudara laki-laki itu. Rumah yang memiliki kamar tengah yang acap menghadirkan ketakutan dan kecemasan. Mesin tik berbunyi kendati awalnya mesin tik itu dibeli Pak Rahman dan sudah dilenyapkan, tapi acap datang. Lalu gangguan lainnya. Dan si Gembel pun masih iseng mengusik Bu Sri. Rasanya Bu Sri sudah pasrah dan ingin pindah. Akhirnya, tanpa sepengetahuan Haji Jajuli, ia dan suaminya memutuskan pindah. Yang dituju, rumah yang tak jauh dari rumah yang dikontrak Dirga sekeluarga. Dan karena Dirga juga, Bu Sri menghuni rumah kontrakan itu. Di komplek perumahan itu memang masih banyak rumah kosong yang bisa disewa atau dikontrak. Bu Sri pun m

