Diburu Hantu “KAMU masih mempertimbangkan, apakah akan bertahan di pondokanmu atau pindah ke Surya Gemilang yang telah membuatmu ketakutan?” Tanya Ray ketika bersua Fadia di kampus. Usai mengikuti perkuliahan di jam pertama. Jadwal kuliah selanjutnya masih dua jam lagi. Jadi, ada jeda waktu untuk bersantai sembari menunggu azan Zuhur. Ray dan Fadia duduk depan gedung fakultas. Berdua saja. Dani bersama teman yang lainnya dan tak tahu jika Ray dan Fadia tengah berada di mana, lantaran ketika keluar ruang kuliah, Dani langsung melesat diajak teman-teman laki-laki. “Aku belum bisa memutuskan, Ray. Aku masih bingung,” ucap Fadia dengan pikiran sedikit kacau. Pengalaman menakutkan di Surya Gemilang dan di kamar Nirina membuatnya nyaris down. Beruntung, Ray terus menguatkannya. Sementara, Dani

