Kent terbangun dari tidurnya, ketika mendengar ponselnya berdering. Ponsel sengaja diletakkannya di atas meja di sebelah tempat tidurnya, karena dia menunggu kabar dari Winn Zachary. Bossnya di Bone Agency itu mewanti-wanti agar dia tidak tidur malam ini bahkan sampai dini hari, karena kesempatan yang akan mereka dapat sangat kecil. Dilihatnya nama yang tertera di ponsel adalah Winn. Kent segera menekan tombol untuk menyambungkan pembicaraan. “Kau tahu jam berapa sekarang, Kent?” tanya Winn di seberang sana. Tidak ada nada marah apalagi kesal seperti biasa bila dia menanyakan jam. Jam yang sebenarnya bisa dilihatnya sendiri di jam tangan atau jam dinding. “Aku tidak tahu, Bos,” sahut Kent terus terang. “Aku tertidur.” “Tentu saja kau bisa tidur nyenyak karena ada seorang istri di samp

