34. Ancaman Kosong

1593 Kata

Kent tak mengira Winn tahu-tahu berada di ruang kerjanya. Padahal siapapun yang masuk ke ruang kerjanya harus melalui John Henry, tangan kanannya. Rupanya Boss Bone Agency ini berhasil meyakinkan Henry bahwa dia harus bertemu dengan Kent Kallen, meski mereka tidak terkait urusan bisnis apapun. “Bukannya aku meremehkan, Boss. Tapi bagaimana anda bisa sampai ke sini tanpa Henry? Kulihat dia hanya mengantarmu sampai pintu,” tanya Kent heran setelah menyilakan Winn duduk di sofa super empuknya. “Aku hanya menyebut nama Sweet Youth.” “Sweet Youth?” tanya Kent heran. Dia sungguh tak berharap mantan bossnya menggunakan produk itu, karena dia tak melihat perubahan apapun pada wajahnya. Tetap berkerut di ujung mata dan bibir bila mengembang senyum. Meski wajahnya kelihatan lebih cerah. Sepertiny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN