“Sebelum kamu dikenalin ke anak temen Bapak, kamu nggak mau kenalin aku dulu ke Bapak dan Ibu?” pertanyaan itu keluar begitu saja dari mulutku. Ken yang bercerita bahwa dia akan balik ke Jogja (rumah orangtuanya) minggu depan secara mendadak, tentu memiliki alasan dibaliknya. Pasti tidak mungkin hanya karena Ken saja. Aku sempat mengira jangan-jangan orangtua Ken sakit, ternyata perkiraanku salah besar. Ken akan dikenalkan dengan anak teman orangtuanya. Aku menghela nafas berat mendengar informasi ini. Namanya kenalan dengan anak teman orangtua, biasanya ujungnya Cuma satu yaitu dijodohkan. Padahal Ken ‘kan sudah punya aku. Aku calon istrinya ‘kan? Kenapa Ken masih butuh dikenalkan dengan anak teman orangtuanya. Jawabannya tentu karena orangtua Ken belum mengetahui keberadaanku. Orangtu

