Bab 62

957 Kata

"Dokter jantungnya!" Dokter kembali mengejutkan jantung Arion. Garis zigzag itu semakin menunjukkan garis lurusnya membuat dokter kewalahan. Ca, jaga diri kamu. Aku akan merindukan kamu. Sebentar lagi aku nggak kesakitan. Rasa sakitnya akan hilang Ca. Kamu nggak perlu khawatir lagi. Pikiran Arion semakin banyak disatu sisi ia memikirkan senyuman dan tawa Caca disisi lain ia memikirkan perkataan Tama. Perlahan kedua tangan mungil Caca menangkup pipi Arion dan menatap lelaki itu begitu lekat. "Bilang ke gue, kalo lo nggak papa." "Aku nggak papa Ca. Aku disini, bersamamu." Matanya terpejam saat lelaki itu mengecup lembut dahinya. Caca tak bisa membendung kebahagiannya lagi. Ia membalas pelukan Arion. "Aku juga mencintaimu Arion." Monitor semakin menunjukkan kondisi buruk. Caca t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN