"Udah selesai?" tanya Arion saat Caca memasuki kamar. Gadis itu mengangguk, ia membawa nampan berisikan obat dan segelas air putih untuk Arion. "Capek nggak?" "Enggak, cuman nyuci piring doang." Caca memberikan obat dan segelas air putih kepada Arion. Lelaki itu meminum obatnya dan kembali menyerahkan gelas kosong pada Caca. Duduk ditepi kasur seraya menatap kegiatan Caca yang kini menjemurkan handuk di balik pintu. Caca mendekat ke Arion. Ia duduk diatas pangkuan Arion dan melingkarkan kakinya di pinggang Arion, lelaki itu memeluk pinggang Caca. Keduanya terdiam saling menatap satu sama lain, pandangan Arion jatuh pada bibir mungil Caca. Caca mengikuti arah pandang Arion, ia pun mengembangkan senyumannya. "Kenapa?" Caca menjawab dengan gelengan. Ia pun memeluk leher Arion

