Saat ini Arion dan Caca bersantai di ruang tamu. Caca tak henti hentinya tertawa saat lekaki itu membuat lelucon aneh.  "Wajah kita dekat lo Ca. Nggak takut aku cium?" goda arion. "Silahkan, aku hanya milikmu seorang." Caca pun memajukan wajahnya semakin dekat dengan Arion. Ia mengecup bibir lelaki itu. Saat akan melepas ciuman Arion malah menarik tengkuk Caca dan memperdalam ciuman mereka berdua yang semakin panas. Setelah berciuman, Arion mengelap bibir Caca dengan ibu jarinya. "Dimana mana orang takut. Lah kamu malah mulai duluan." "Bersama kekasih tidak masalah. Karna kamu akan selalu bersamaku. Jangan pernah meninggalkan aku sendirian. Percayalah cinta aku untuk kamu itu sangat tulus Arion. Tetap bersamaku." Arion membawa Caca kedalam pelukannya. Gadis itu mendekap hangat

