Dua hari setelah tragedi penolakan di parkiran rumah sakit itu, Danny sama sekali tidak b*******h menjalani hidup. Kepalanya selalu penuh dengan Sandra dan ciumannya. Ciuman panas itu masih begitu terasa. Bibirnya seperti terus-terusan mencecap rasa manis bibir Sandra yang kenyal dan penuh. Bagaimana Sandra membuatnya turn on dengan permainan lidah yang lihai. Sentuhan lembut tangan Sandra di tengkuk dan dadanya. Semua itu masih membekas di kepala dan sekujur tubuhnya. Tidak mau lepas begitu saja hingga membuat Danny gila. Amat sangat gila karena ia menginginkan tubuh Sandra lebih dari apapun juga. Kejadian hari itu sangat membuat Danny frustrasi. Ia bahkan sudah ditolak dengan begitu kejam, tetapi masih tetap mengharapkan Sandra. “Ngomong-ngomong, kita diundang Oki ke acara peluncuran g

