Gerakan tangan Danny saat akan meraih pegangan pada pintu mobil terhenti ketika suara seorang laki-laki terdengar di belakangnya.Danny mendapati Laksa berdiri dengan bahu menegang, menatapnya dengan penuh kebencian. Danny sudah akan memasang tameng pertahanan diri kalau-kalau Laksa akan menerjang dan mengajaknya adu pukul, namun di luar dugaan, Laksa justru angkat bicara. Mengungkapkan isi hatinya tentang Sandra dengan serius. “Gue lepasin Sandra bukan karena gue merasa kalah dari lo, tapi karena gue sadar kalau gue dan Sandra nggak punya masa depan. Gue sayang sama Sandra, tapi gue nggak bisa menikahi dia seperti yang dia mau. Gue nggak bisa menahan dia di sisi gue lebih lama. She deserves better, dan bukan gue orangnya.” “Saya nggak paham kenapa kamu bilang ini ke sa

