BAB 17. Malam Itu

2197 Kata

5 tahun yang lalu... “Evan b******n! Gue nggak habis pikir kenapa bisa ada manusia kayak dia! Lo bisa bayangin gimana rasanya terkhianati? Gue udah sesayang itu dan percaya sama dia, tapi apa? Dia pembohong. Penipu! Ah, sialan banget si setan itu!!!” Sandra terus mengumpati dan mengoceh tentang bobroknya kisah cinta yang terjalin dengan mantan kekasihnya yang bernama Evan itu. Sandra dicampakkan dengan sadis oleh seorang laki-laki sialan yang menjebaknya dalam hubungan yang berbalut kebohongan manis dan penuh tipu daya. Matanya terbutakan oleh bujuk rayu manis sang lelaki buaya yang memikat Sandra karena kedewasaannya. Namun, sungguh nahas, laki-laki itu laksana bunglon. Lain di mulut, lain di hati. Itulah yang membuat Sandra berakhir di kelab, sendirian, meratapi patah hati dan kebodoha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN