Setelah mengata-ngatai Danny dengan omelan dan umpatan, Sandra langsung masuk ke apartemen begitu laki-laki itu membuka pintu dengan cukup lebar. "Sandra, alas kaki dilepasㅡ" Ucapan Danny langsung terhenti. Danny menghela napas karena Sandra tak menghiraukan dirinya dan langsung merebahkan tubuh di sofa panjang yang berada di ruang tamu tanpa melepas stillleto yang membalut kakinya. Danny bisa melihat luka lecet di tumit saat berjalan mendekat ke arah Sandra dan berjongkok di sisi sofa. "Jangan tidur di sini, Sandra. Badan kamu akan sakit besok," ujar Danny seraya menabahkan hati. Ternyata rasanya sangat berat melihat Sandra berada di tempat pribadi miliknya yang hanya beberapa orang terdekat saja yang boleh datang ke sana. Apalagi, saat ini tampilan Sandra sangat menggoda iman. Pakai

