"Kenapa kamu?" Dante merasa keheranan melihat putranya yang sedari tadi mencoba mengecap rasa lidahnya. Beberapa kali ia minum air, dan beberapa kali pula menggerutu merasakan rasa yang sama. Asin. Sepertinya rasa asin dari nasi goreng itu masih menempel di lidah Zavon, enggan untuk pergi. Dendam kusumat dari Vira membuat lidah Zavon menjadi tidak aman sekarang ini. "Lidahku kayak mati rasa, pa. Kayak semua yang aku makan terasa asin. Aneh banget." Jawab Zavon. Kini, mereka berdua sedang menemui salah satu event organizer yang akan mereka pergunakan untuk mengurus perayaan ulang tahu pernikahan Dante dengan Cinta. Hanya saja, melihat tingkah laku Zavon yang agak aneh membuat Dante mau tak mau mempertanyakan hal itu. "Coba lihat!" Dante mendekat, hendak melihat lidah putranya. Dan

