Gadi yang mendengar Kinan bersenandung hanya diam tertegun seakan mendengarkan kekasihnya mendendangkan lagu. Segera ia mengusap bulir air mata yang menetes, ketika melihat Kinan mendekat. "Bagus juga suaramu Kinan, seharusnya kamu jadi penyanyi karena suara kamu terdengar empuk di telinga.” “Mas ini bisa saja, suara kaya radio rusak di bilang bagus. Aku mau minta ubi bakarnya, boleh kan.” “Nih, Dok. Bisa di makan berdua dengan Bang Sukma.” Hylda menyahut pembicaraan Kinan dengan memberikan tiga potong ubi bakar kepada dokter cantik itu. Namun, Kinan hanya terdiam dan tidak mengambil ubi bakar yang diberikan oleh Kinan. “Terima kasih, tapi aku di sini mau ikut bakar ubi ini.” Menyadari Kinan menjauhi Sukma, Gadi pun memberikan ubi yang belum di bakar kepada Kinan. “Hanya ada dua,

