“Bang Gadi! Nyalakan apinya Bang. Jangan sendirian di sana nanti di datangi ratu pantai selatan!” canda Sukma memanggil Gadi. Gadi mendekat, seperti biasa Ia pun menyalakan api dengan menggunakan korek yang dia temukan sebelumnya. Tak lupa dia mencari pandang dan tersenyum ke pada Kinan. Gadi tidak banyak bicara, ia memilih diam karena masih merasa malu jika harus berhadapan dengan Kinan. Andai saja tadi Gadi tidak menanggapinya ciuman itu tidak akan terjadi. Menyadari Sukma berada di samping Kinan, Hilda pun segera beranjak pergi dan mulai mendekati Gadi yang berdampingan dengan Yohan. “Mas ini masih ada ketela bisa kita bakar di sini!” ucap Hylda. Gadi hanya mengangguk ia tak berucap sepatah kata apa pun. Pandangannya tertuju kepada Kinan dan Sukma. Gadi merasa heran saat Kinan se

