Bab 32. Kepikiran Alex

1090 Kata

Aira masih berdiri mematung di tempatnya. Kakinya masih tertanam di lantai marmer halaman belakang kediaman Pratama, sementara pikirannya terjebak dalam pusaran pertanyaan yang berputar tanpa henti. "Kenapa Kak Alex ada di sini? Kenapa dia menyamar jadi sopir pribadinya? Apa yang sedang dia rencanakan?" Matanya mengikuti sosok Alex yang kian menjauh dengan gerakan tenang dan percaya diri. Kumis tipis yang melekat di wajahnya tak bisa menutupi fakta bahwa dia adalah Alex. Pria yang pernah dekat dengannya di masa lalu. Tatapan tajam itu, gerakan tubuhnya, caranya berjalan, Aira masih mengenalinya dengan baik. Kegelisahan tiba-tiba menghantam diri. Bagaimana jika Adrian menyadari jika pria itu Syarif gadungan? Masalah akan semakin rumit. Pria itu pasti akan menuduhnya berkomplot dengan Ale

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN