Kecewa

1448 Kata

"Jangan tinggalkan aku Kakak!" teriak Xue Mingyan dan langsung bangun dari tidurnya. Seluruh tubuhnya berkeringat dan nafasnya tidak teratur. Dia menatap ke sekelilingnya. "Hah hah, sepertinya itu hanya mimpi. Kenapa aku memimpikan Kak Chen?" tanya Xue Mingyan pada dirinya sendiri. Dia menutup wajahnya dengan kedua tangannya dengan ditopang oleh kakinya sendiri. Hampir 1 bulan dirinya tinggal di dunia ini, tetapi mengapa harus bermimpi tentang keluarganya sekarang? dan mimpi itu terasa nyata sekali baginya, pikirannya menjadi kacau dan gelisah. Dia bingung apa yang terjadi dengan kehidupan dulunya, mengapa semua ingatan itu muncul? Lantas, kenapa dia tidak mengingat hal lainnya? Tok tok tok Suara ketukan pintu itu berhasil menyadarkan Xue Mingyan dalam lamunannya. "Masuk," balas Xue

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN