Bagian 116

1005 Kata

*** Minggu pagi, Sienna kembali menikmati sarapan seperti biasa. Tidak hanya bersama sang bunda, pagi ini ada pula Anggika dan Gilang yang kebetulan menginap setelah kemarin datang saat Sadam berkunjung. Tanpa putri kecil Gilang, suasana di meja makan cukup hening. Tidak ada obrolan, semua fokus dengan nasi goreng masing-masing, sampai akhirnya Gilang tiba-tiba melontarkan pertanyaan—membuat semua orang di meja, kompak mengangkat pandangan. "Gala mau diundang enggak, Na, di acara lamaran kamu sama Sadam?" Alih-alih memberi jawaban, Sienna yang sempat kaget oleh pertanyaan sang kakak, memilih untuk balik bertanya, "Kenapa Mas tiba-tiba bahas dia?" "Enggak kenapa-kenapa. Cuman mendadak keingetan aja," ucap Gilang. "Dia kan mantan suami kamu yang udah tega mencampakan kamu. Jadi barangka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN