Bagian 123

1067 Kata

*** "Kamu ada apalagi telepon aku? Kabarku sejauh ini baik, cuman moodku berubah jadi buruk setelah dengar suara kamu." Mendapat sapaan dari orang tidak asing di telepon, kalimat tersebut Sienna lontarkan tanpa rasa takut. Bukan Galanio, yang menghubunginya sore ini adalah Syakilla. Entah ada apalagi mantan sahabatnya itu menelepon, Sienna tidak tahu. Namun, yang jelas perasaannya benar-benar memburuk, karena setelah semua yang terjadi, pun ancaman yang sempat Sienna terima, respectnya pada Syakilla semakin menurun. Tidak ada lagi simpati, dia benar-benar tidak peduli pada apa yang terjadi pada Syakilla, karena selain menyakiti dirinya, mantan Galanio tersebut belum pernah melakukan hal baik padanya. "Beberapa hari enggak saling tegur sapa, mulut kamu kok jadi jahat sih, Na?" tanya Sy

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN