Bagian 22

1051 Kata

*** Usai menumpang ke kamar mandi, Gilang berpamitan pulang pada sang adik. Sempat ditawari menginap, dia menolak halus dengan alasan; rindu pada sang istri di rumah, sehingga Sienna pun mengizinkannya pulang. Gilang pergi dan Galanio bersama Syakilla di apartemennya, Sienna sendiri. Tidak terus di ruang tengah, dia memilih untuk membawa boneka pemberian Sadam ke kamar. Menatanya bersama boneka kecil yang sore tadi Sienna dapatkan, seulan senyum terukir, hingga ucapan Gilang beberapa waktu lalu melintas di benaknya. "Masa sih Mas Sadam punya perasaan lebih sama aku?" tanya Sienna pada dirinya sendiri. "Dia itu ganteng, mapan, terus kelihatannya dewasa banget. Jadi kalau pun butuh pendamping, pasti carinya yang setara dalam segi sikap mau pun yang lainnya. Aku apa? Enggak ada kelebihan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN