*** "Gimana, Non, enak enggak anggurnya?" Sienna yang sejak beberapa menit lalu menikmati anggur kupas, mengalihkan atensi setelah pertanyaan tersebut didapatkannya dari Mbak Retno. Diselimuti bahagia karena keinginannya terpenuhi, Sienna mengukir senyum sebelum akhirnya buka suara. "Enak, Mbak," ucapnya. "Aku pikir ngidamku tadi aneh banget, tapi kayanya wajar karena anggur kupas ternyata ada yang jual. Mana gede-gede lagi anggurnya." Mbak Retno tersenyum. "Syukurlah kalau Non bahagia. Mbak ikut bahagia." Tanpa melunturkan senyum, Sienna kembali berkata, "Makasih ya, Mbak, karena udah ngabulin ngidamku. Anakku enggak akan ngeces karena keinginan mamanya pas ngandung dia terpenuhi." "Sama-sama, Non." Jujur, Mbak Retno ingin sekali bercerita tentang perjuangan Galanio mengupas anggu

