*** Hari ini Sienna lembur. Tidak langsung pulang meskipun toko sudah tutup sejak pukul delapan malam, dia masih sibuk di bagian belakang untuk mengurus buket dengan ukuran yang tidak kecil. Sempat menolak pesanan karena waktu pengambilan yang cukup dekat, yaitu; besok sore, Sienna berubah pikiran setelah sang konsumen merayunya dengan wajah sedih. Bukan buket mawar merah atau bunga lainnya, yang sedang Sienna buat dengan Maya dan satu karyawan lainnya adalah; buket uang dengan pecahan seratus ribuan. "Kalian kalau mau pulang, pulang aja. Biar saya yang beresin," ucap Sienna di tengah kegiatannya menyusun uang yang sudah dibungkus plastik, dan ditempelkan ke tusukan. "Setengah jam lagi beres kok." "Enggak ah, Mbak Sienna. Kita kelarin aja sama-sama," tolak Maya. "Saya enggak ada kegi

