Bagian 202

2112 Kata

*** Bertemu Galanio di depan garasi, Gianna mengizinkan kakaknya itu untuk ikut ke rumah sakit guna mengecek kondisi Naren. Panik luar biasa, sekiranya itulah yang dia rasakan karena kejadian seperti ini tidak pernah Gianna bayangkan sebelumnya. Entah apa yang sebenarnya terjadi di rumah sakit, Gianna sampai detik ini belum tahu, karena tadi teman Naren hanya mengatakan jika Naren sedang mendapatkan penanganan setelah mengalami penusukan. Entah siapa yang menusuk, lalu alasan apa yang membuat orang itu melukai Naren, Gianna tidak tahu, karena saat dia bertanya lebih lanjut, teman Naren hanya memintanya ke rumah sakit agar bisa melihat secara langsung. "Ini kenapa kejadian kaya gini bisa terjadi di rumah sakit ya?" tanya Galanio, yang akhirnya buka suara setelah sejak tadi membisu sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN