*** Mendapat pengaduan dari Mbak Retno tentang insiden yang menimpa Sienna, Galanio panik bukan kepalang. Gerak cepat, dia bergegas menemui sang mantan istri, lalu melakukan pertolongan dengan membawanya ke rumah sakit. Tidak hanya berdua, Mbak Retno ikut serta sehingga di mobilnya kini, Galanio membawa dua penumpang sekaligus. Tidak sendiri di kursi depan, Galanio bersama Sienna yang sejak tadi meringis, karena memang tidak hanya pendarahan, perempuan itu juga mengeluh sakit di perutnya. "Masih sakit banget, Na, perutnya?" tanya Galanio, sambil menoleh sekilas. "Sabar ya. Sebentar lagi kita sampai." "Masih," jawab Sienna sambil menggigit bibir bagian bawah. "Agak cepetan, Gal, tolong. Aku enggak mau terjadi sesuatu sama anakku." "Iya, Na, sebentar ya. Ini aku udah nambahin kecepatan

