Setiap pagi,biasanya brave menjemput greace,tapi pagi ini disaat pria itu datang hendak menjemputnya,keluar paruh baya dari pintu depan mengatakan bahwa anaknya sudah berangkat bareng kakak kelasnya,rahang brave mengeras,ia berfikir pasti itu al si kepten basket yang sok jadi pahlawan itu. Niat brave,pagi ini ia ingin menjelaskan tentang kejadian kemarin,dan meminta maaf juga soal kemarin,tetapi entah kenapa niatnya itu berubah jadi emosi yang sangat besar. Setiba mobil pria itu di parkiran ia memarkirkan nya lalu berjalan menuju koridor sekolah lalu memasuki kelasnya. Dikelasnya terdapat greace,stefi,della,fina,Mereka mewawancarai gadis itu,kenapa ia bisa berangkat bareng kapten basket yang keren itu. Tampak brave memasang wajah kusut,alex aimee dan arvaad yang duduk dilapangan,mereka

