H-1 Acara pertunangan brave dan greace. Ayah dan papi brave tidak bisa menghadiri karena kantor mereka masih banyak tugas,mereka hanya memberi restu dan izin. Brave dan greace duduk ditepi danau didekat rumah pohon yang beralaskan kayu,dengan celana dan baju yang senada, entah kenapa pertengkaran kemarin tidak mereka ribut kan lagi. Kacau,ya pikiran mereka kacau, kenapa kayoona memberi permintaan seakan ia akan pergi jauh.Dan jika iya,mungkin ini goresan terakhir yang dirasakanya sebelum ia pergi. "Aku nggak mau kayoona pergi" ucap greace polos yang sedang menyandar didada bidang brave Brave mengusap kepala gadis itu lalu menciumi puncak kepalanya. "Kayoona nggak akan pergi sayang,dia akan tetap dihati kita" hibur brave membuat gadisnya rapuh. "Dihati aja?kalau dihidup kita?Tapi gi
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


