
Assalamualaikum wr.wb
Inilah kisah ku,namaku Sudarmi..dari kecil saya selalu di tindas sama saudaraku.walaupun saya sakit perut,kakak laki2ku yang nomor 3 bilang,``alah pura2 sakit itu Ma.dibilang mamaku.adik sudah bercucuran keringat msih di bilang tidak sakit.tapi mamaku yang membelaku Malahan dapat gertakan juga.saya kasihan lihat mamaku dan bapakku setiap hari banting tulang untuk memenuhi kebutuhan sehari hari tapi semuany tak dihargai oleh kakakku.padahal pendapatannya tidak seberapa.tapi lama kelamaan seiring waktu berjalan.karena saya orangny Tidak tega melihat kedua orangtuaku diperlakukan seperti anak kecil sama kakakku.akhirnya di usiaku yang masih duduk di bangku SD masa itu.ikut membantu orangtuaku kerja serabutan.walaupun diupah sedikit.akan tetapi saya senang sekali membantunya.setidaknya ada yang bisa kuberikan pada kedua orangtuaku hasil jerih payah sendiri.walaupun tidak bnyak.
Hari demi hari saya selalu di tindas bahkan sampai dipukulin sama kakakku.tapi saya selalu diam saja.karena saya takut mau membantah.hingga suatu waktu bapakku melarangku ikut membantu karena saya masih kecil.sya hanya di suruh fokus belajar dan mengaji.tapi kakakku tidak terima.karena kalau saya pergi mengaji katanya hanya pergi nonton sja kerjanya.padahal tidak sama sekali.tapi kucoba bersabar menerima semua itu.saya tidak mengeluh walau setiap hari saya diomelin bahkan dipukulin.saya selalu bertekad supaya pintar ngaji.
Bgtupun sebaliknya kalau saya mau ke sekolah dikira saya mau pergi pacaran,Astagfirullah aladzim.diumur saya yang masih kecil belum tahu apa2 sudah dituduh yang bukan2 sama kakak sendiri betapa sakitnya hatiku saat itu.tapi apalah daya tidak tempat mengadu.saya Hanya tidak pernah mengeluh.
Dipikiranku selama saya msih bisa kuat menjalani semua siksaan ini.saya rela demi orangtuaku.singkat cerita saya lulus SD rencananya mau lanjut SMP diwaktu yang bersamaan dia melarangku sekolah katanya.bkin hbis2 uang saja.pdahal dia kerjanya apa,hanya memeras orangtua.dikala tidak ad uang dia mengamuk.sampai3 orangtuaku harus meminjam uang ke tetangga.kdang saya kasihan lihat orangtuaku,tapi saya bisanya apa,saya jg masih di bantu orangtua juga.
Tp kala itu tekadku sudah bulat saya harus sekolah sambil kerja tidak wktu untuk bermain sperti teman2 yang lain karena saya tidak mau membebani orangtuaku.jadi pada saat itu saya ptuskan sendiri pergi mendftar sekolah SMP.Mudah2n saya lulus dalam hatiku.karena pada masa itu,apa2 semua pakai uang.sedangkan saya tidak ada pegangan uang sama sekali.mau minta sama mamaku takut ketahuan sama kakak.jadi dengan modal nekat saya mendaftar.di luar dugaan saya,akhirnya lulus jg.senangnya hatiku tiada taranya.akhirny stlah selsai pengumuman di sekolah bahwa saya lulus.sya pun berencana cari kerja paruh waktu.mengingat pagi saya sekolah.jadi saya cari kerja untuk siang hari.
Lagipula saya belum langsung masuk sekolah.jdi keesokan harinya saya ke tetangga minta bantuan untk di Carikan pekerjaan yg mudah bgiku dan di usiaku yg msih belia.kbtulan pihak sekolah libur 3 hri jadi kugunakan waktuku cari uang tak lupa berdoa dan mnta izin sama orangtua.walaupun orangtuaku berat untk mengizinkan ku bekerja sebagai buruh tani tp mau bgmana lagi.tidak ada pekerjaan lain.jadi semua ku iyakan sja.
Jadi pada saat saya menunggu panggilan tetangga sy duduk diam.kmdian berdoa dalam hati semoga saya di mudahkan dan di beri kelncaran dalam saya bekerja.hngga saya bisa sekolah tanpa membebani kedua orangtuaku.nantilah pada saat saya btuh bantuan Bru saya minta.karena saya kasihan kebtuhan sehari2 saja belum cukup,belum lagi biaya sekolah.seiring waktu berjalan saya mampu bekerja sesuai dengan kemampuanku.walaupun kupaksakan Karena tidak biasa.namun apalah daya sya hanya orang yg tidak mampu.setiap malam saya hanya bnyak diam dan merenungi perjalanan hidupku.tapi semuanya selalu kusyukuri apa yg ada,dibandingkan teman yang lain.

