Singkat cerita hampir setiap hari,temanku jemput ke sekolah.dengan alasan yang sama.pengen beramal.tapi hitung-hitung juga ngurangin biaya sewa mobil.irit-iritlah,ditambah banyak buku juga yang mau di beli belum lagi semester.lumayan membantu lah sampai temanku selalu ngeledekin,tapi saya cuek aja.tidak mau ambil pusing.
tak terasa waktu terus berlalu,seiring berjalannya waktu saya pun tamat sekolah.teman-temanku pada sibuk cari tempat kuliah masing-masing.sementara saya,pengen juga kuliah.tapi sudah ku kubur dalam-dalam niatku itu.sudah tamat SMA saja itu lebih dari cukup bagiku.sampai suatu saat teman yang selalu bonceng nanya padaku.,"kamu nggak kuliah,".kujawab,"tidak,".lho kenapa?kamu tahu sendiri kan kehidupanku beda denganmu.dengan senyumnya saya bantu ya.,"terimakasih,".selama 3 tahun ini kamu bonceng saja pulang balik ke sekolah,itu sudah lebih dari cukup kok.nah itu beda,kan sering kuberitahu kalau saya cuma pengen beramal.sudahlah tidak usah lagi memikirkan itu.mending kamu dengan kehidupan barumu.selama ini saya banyak hutang Budi padamu.jadi kali ini tolonglah sudah cukup beramalnya kepadaku.
Ya sudah kalau begitu,saya pamit pulang .kalau di beri umur panjang nanti kita jumpa lagi di lain waktu.sekali lagi terimakasih.boleh saya antar kerumahmu untuk yang terakhir kalinya.tidak usah terimakasih.saya pun pulang dengan jalan kaki.kurasa ini cukup lama tidak pernah jalan kaki kayak dulu.mungkin ini saatnya saya harus mandiri dan cari kerja buat kebutuhan orangtuaku.sudah saatnya kedua orangtuaku istirahat dan menunggu hasil.sampai rumah saya mengutarakan pada kedua orangtuaku,keinginanku tentang mau kerja.kebetulan depan rumah seorang pekerja swasta kantoran.saya juga ingin ikut bekerja dengannya.katanya ijazah SMA pun bisa diterima kerja disitu.kedua orangtuaku menyetujuinya tak terkecuali dengan saudaraku,mereka berdebat lagi.melarangku pergi kerja alasannya kamu itu tidak kerja hanya alasan saja pasti mau pergi cari laki-laki.betapa sakitnya hatiku dikatai begitu.tapi mau diapalah dari dulu.saya selalu menerima kata-kata pedas yang keluar dari mulutnya itu.tapi saya hanya ikhlas mendengar semuanya.nyatanya 3 tahun saya lewati semasa SMA.ini lagi mau bekerja pasti juga bisa kulewati rintangan ini.mudahkanlah saya ya Allah.hanya itulah yang selalu kupnjatkan dalam hatiku selama ini.
tekadku di izinkan ataupun tidak saya harus tetap mau bekerja.untung bapakku selalu dipihakku jadi alhamdulillah.tinggal menunggu panggilan kerja saja.sambil menunggu saya pun cari kerja sampingan sampai panggilan kerjaku dari tetangga tiba nanti.