Galdino kehilangan jejak Avitha, sepertinya gadis itu memiliki kekuatan super sehingga dapat berlari dengan cepat. Tapi Galdino tahu kemana tujuan Avitha pergi dengan cepat dia menyusulnya. Setibanya di tempat itu, Galdino mengetuk pintu kamar inap Raffa lalu masuk, membuatnya menjadi pusat perhatian semua penghuni kamar. Galdino mengedarkan pandangannya, banyak tatapan takut yang dia temukan terutama tatapan dari teman-teman Raffa saat dia menyapa masing-masing mengajaknya bersalaman ciri khas lelaki. "Hey Bro, " Sapa Galdino. 'Mampus loh, disapa ketua B. E' batin Doni menjerit. Galdino beralih menatap Raffa, "Udah mendingan Bang? " Tanya Galdino saat sampai di depan ranjang Raffa. Raffa menjawabnya dengan sedikit dingin dan cuek, "lumayan." Galdino menyadari tatapan dingin Raffa,

