“CECILIAAAAA!” Setelah insiden Galdin terpeleset di dapur, kini Cecilia tengah di hukum untuk diam berdiri di depan pintu dapur. Cecilia mendapatt hukuman untuk tetap berdiri dengan satu kaki di angkat dan kedua tangan di biarkan memegang kedua telinganya . Dan hal itu berlangsung selama Galdin membereskan kekacauan yang telah Cecilia perbuat. Bahkan hukuman Cecilia pun harus bisa menerima ocehan dan omelan dari pacarnya sendiri, seperti saat ini Galdin yang sedang memasuk – masukkan sampah ke dalam kantong plastik. “Sampah itu harus di simpan pada tempatnya Cecilia, jangan di taruh sembarangan aja.” Omel Galdin. Cecilia hanya menganggukkan kepalanya tidak berniat menjawabnya. “Ini lagi, kamu kalo kupas wortel jang terlalu tebel. Sayang banget kalo kebuang gini.” Ucap Galdin sembari

