Setelah ku bersihkan tubuh di kamar mandi cukup lama. Terlebih lagi, aku menangis saat mandi tadi, perasaan yang tidak bisa kuungkapkan mengingat kebenaran Diva dengan Siska. "Lalu apa maksud dari ucapan Diva kemarin? Apa dia hanya menipuku." Meski mencoba berulang kali untuk mencari tahu tentang kebenarannya, tapi meski itu sebuah kenyataan dan bukan kebohongan tentang ucapannya hal yang tidak mungkin. Jika aku bersama dengan dia apalagi menerima cintanya berulang kali menarik nafas dalam-dalam untuk menstabilkan hati dan perasaanku. Kali ini aku mencoba untuk memperbaiki hati yang sempat sakit dan air mata yang tidak bisa terbendung olehku terpaan air yang sedikit membantu mengurangi apa yang kurasakan membuatku segar, saat kulihat tubuhku di cermin. Aku melupakan sesuatu saat masuk

