"Di rumah gak ada pelayan kah?" tanya Samuel datang dari dapur sembari membawa mangkuk berisikan beberapa bahan untuk mencoba metode dari internet. "Dia sedang ada urusan dan belum bekerja." "Baik sekali ya kamu, membiarkan rumah tanpa pelayan?" ucap Samuel. "Baru hari ini dia cuti." "Hmm, aku bisa kirim pelayanku kesini jika kamu mau," tawar Samuel. "Tidak perlu." "Bagian mana dulu?" tanya Samuel duduk di sofa di hadapanku. Terlihat sangat jelas, niat baik Samuel tanpa ragu-ragu dia mencoba untuk semua bahan. Namun terdiam saat melihat aku bahkan tidak berbicara sepatah kata pun akan pertanyaannya. "Kenapa, apa perlu aku membuka pakaianmu?" tanya Samuel. "Jangan bercanda, biar aku lakukan sendiri." Aku berusaha untuk mengambil alih mangkuk yang ada di tangan Samuel, tapi

