Tinggal

2137 Kata

Hari ini untuk pertama kalinya, aku menyadari bahwa ternyata mata Diva dihiasin nuansa kecoklatan. Padahal kami selalu bersama-sama jika sedang membicarakan tentang pekerjaan, tetapi aku nyaris tidak melihat apa-apa karena aku selalu melihat ke arah lain saat dimintai untuk datang dan bekerja olehnya. Aaktu itu aku terlalu sibuk dengan perasaan canggung malu dan khawatir akan penilaian orang lain maka dari itu aku tidak pernah melihat dengan seksama bagaimana Diva yang memang selalu menjadi sorotan para wanita termasuk Siska. "Beberapa tahun terakhir ini sangat tidak begitu menyenangkan, tapi mungkin karena adanya dirimu aku merasa jauh lebih baik melakukan pekerjaan dan melewatinya, hingga sampai saat ini." Dengan nada suara agar ditinggikan aku berbicara, setelah sekali lagi meneguj j

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN