"Hadeuh, kalian lama sekali memasang ban saja?" keluh Siska. "Yang penting kita tetap sampai tujuan," balas Samuel sembari memasang sabuk pengamannya. "Woy, Cha! Kamu gak suntuk apa diam di mobil dari tadi?" Siska hanya mendelik kesal setiap kali tidak mendapat tanggapan dariku. "Astaga aku sangat khawatir dengan sikapmu seperti ini, sebaiknya aku terus mengawasimu hingga kau tidak bisa membuat semua orang merasa cemas karena sikapmu ini," kata Siska berusaha mencoba untuk menghibur dirinya sendiri dan juga memperbaiki suasana. Jelas sekali Siska tahu apa yang sebenarnya terjadi kali ini, antara aku dengan Samuel. Sebenarnya dia sudah tahu dari dulu tentang masa laluku semua hal yang kualami, termasuk aku yang terjun ke dunia gelap malam hingga sampai saat ini. Entah apa yang sedang

