Terjebak

1081 Kata

Bukan hanya sekedar perasaan mulai membaik, tapi gemuruh suara yang ribut membuatku terbangun dari tidur. Saat mata terbuka, gemuruh dan rintikan air hujan di luar nampak membuat aku kesulitan pandangan. Tidak ada Samuel di sampingku, takut, khawatir mencari keberadaan pria itu. Saat melihat pria tinggi dengan paras tampan basah kuyup berdiri di depan mobil, nampak kesulitan saat dia melihat keadaan mobil. Ada perasaan lega, ketika aku tahu Samuel tidak pergi disaat geting seperti ini. "Kenapa dengan mobilnya?" gumamku melihat sekitar yang sepi, jalanan panjang di tengah-tengah pepohonan rindang di bawah hujan lebat dan petir yang menakutkan. Berharap Samuel melihat ke arahku, dan bertanya tentang apa yang terjadi dengan mobilnya. Tapi dia masih sibuk dengan aktivitasnya. "Tau gitu,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN