Nyata dan Tidak Rasa

2149 Kata

Setelah merasa kenyang, Aku beralih melihat ke arah Samuel yang juga sudah menyelesaikan sarapannya duduk sembari tumpeng kaki terlihat pria itu nampak elegan dengan parasnya yang begitu tampan tatapan matanya yang tajam tak mengurangi ketampanannya. Aku hanya bertanya, apakah dia tidak masalah jika aku hanya mengenakan kemejanya tanpa mencoba memberiku pakaian wanita? Ajakan makan bersama di pagi hari dengan memanfaatkan reuni dadakan ini memang telah mendekatkan jarak di antara kami. Tampak maksud besar kepala, aku yakin dulu semua pernah berpikir kan tentang memperlakukanku seperti ini kepadaku. Akulah satu-satunya perempuan yang selalu diikuti dan diajaknya untuk berbicara. Mungkin terlalu dini untuk menyebutnya dengan rasa cinta tetapi paling tidak aku bisa merasakan luapan perh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN