47 - Larangan Menyakitkan

1408 Kata

Renat menarik kopernya dengan senyum tipis yang sejak tadi setia menggantung di wajah manisnya. Tidak jauh dari tempat Renat berjalan, beberapa langkah di depannya tampak sang mama yang sedang sibuk bertelepon dengan seseorang. Renat sendiri pun tidak ingin repot-repot menyusul lalu menyamakan langkah mereka. Dia terlalu sibuk menatap ponsel dan membalas chat dari Victor. Julian Victor: Udah sampai lo? Renatasya Edelweis: Udah, di Bali. Renatasya Edelweis: Ini lagi mau ke mobil. Julian Victor: Abi kangen lo, Re. Renataya Edelweis: Gak lucu tau, Vic. Julian Victor: Beneran gue. Julian Victor: Orang dianya lagi di sebelah gue, main PS. Julian Victor: Ciri-ciri orang mau gila persis nih kayak Abi sekarang. Julian Victor: Lagian lo juga, besok masih sekolah malah kabur duluan ke Pulau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN