34 - Pengakuan Renat

1082 Kata

Seminggu berlalu, dan Renat tahu bahwa sudah banyak orang yang siaga terhadapnya. Padahal, Renat tidak menyakiti siapapun. Tapi sudahlah, dengan begitu tidak akan ada yang mendekat dan pura-pura peduli padanya. Seperti yang pernah seorang lakukan. Selama tujuh hari ini, Renat juga tidak pergi kemanapun. Dia memilih mendekam di kamar sepulang sekolah dengan streaming apa saja. Ah, diam-diam, perempuan itu juga membuka buku. Sehancur-hancurnya dia sekarang, Renat tidak akan membiarkan masa depannya ikut hancur. Setidaknya itulah dampak positif yang Renat peroleh selama melakukan perubahan semacam ini. Semua perkataan buruk orang-orang terhadapnya, akan ia bungkam dengan prestasinya. Karena Renat tahu, bahwa kini, begitu banyak yang meremehkannya. Termasuk, papanya sendiri. Menyebutkan ten

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN