“Jangan pernah memanggilku seperti itu lagi! Apalagi berpura pura mencintaiku!” desis Rose marah. Dia bahkan marah pada dirinya sendiri yang masih berharap apa yang dikatakan Justin memang benar. “Aku akan selalu mengatakannya karena memang aku mencintaimu. Aku sangat mencintaimu Rose. Karena ingatanmu belum kembali mungkin kau tidak tahu. Tapi pada saat kita menikah, tidak pernah sekalipun aku mengatakan kalau aku mencintaimu, karena memang saat itu aku belum mencintaimu. Tapi seiring berjalannya waktu, aku mencintaimu, benar benar mencintaimu” jawab Justin yang membuat Rose terdiam. Perkataan Justin membuatnya menggali ingatannya ke saat pria itu mengajaknya menikah, pria itu menawarkan kesepakatan, bukan segala jenis rayuan dan kalimat cinta. “Kau bilang kalau kita saling mencintai” b

