“Setelah aku membunuh Leonardo Ricci dan Fernando Laruzzo, kau boleh mengambil nyawaku jika kau masih menginginkannya” “Tidak ada perceraian, sayang. Kau akan terus bersamaku hingga salah satu dari kita di mati. Bukankah agama kita mengatakan hal itu? Apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.” “Aku setuju. Tapi kadang Tuhan berkehendak lain, sayang. Kecuali kamu mau membuat dirimu tidak bisa memiliki anak sama sekali dan itu berarti kau tidak akan bisa melahirkan walaupun setelah aku mati. Itu terserah padamu. Tapi jika sampai ada janin di rahimmu dan kau ingin membuangnya, maka aku yang akan membunuhmu dulu sebelum kau membunuhnya” Rose membuka matanya dan untuk kesekian kalinya melihat Justin, hampir setiap kali dia membuka mata, pasti wajah Justinlah yang dia

