Rose membuka file berjudul ‘Fernando Laruzzo’ itu dan menemukan data pria itu di sana. Dia melihat foto pria itu dan merasa kalau wajah pria itu sangat familiar. Ada rasa rindu yang tiba tiba dia rasakan saat melihat foto pria itu, hingga tanpa sadar dia menyentuh layar laptop. “Berhentilah menangis Rose. Aku akan kembali untukmu” “Tapi bagaimana jika dia membunuhmu juga. Aku tidak bisa hidup kalau kau juga mati” “Aku akan membalaskan kematian ibumu. Aku pasti akan kembali setelah semuanya selesai” Rose tertegun saat sebuah percakapan terlintas di kepalanya, itu adalah percakapannya dengan pria ini. Namun walaupun dia berusaha lebih keras, dia tidak bisa mengingat yang lainnya. Tangannya dengan ragu mulai membuka dokumen lain yang berada di dalam file itu. Disana ada foto pernikah

